13.2 Supaya siswa/i yang sudah belajar hal yang mengenai limbah dapat memberikan informasi kepada masyarakatagar tidak membuang limbah di sembarangan tempat. 1.4 Manfaat Adapun manfaat dari karya tulis ini adalah : 1.4.1 Jika pencemaran limbah belum terjadi, maka kita berusaha untuk tidak membuat limbah pemukiman pada masyarakat.
KERANGKA KARYA ILMIAH Kata Pengantar Daftar Isi BAB 1 Pendahuluan Latar Belakang Masalah Rumusan Masalah Metode Penelitian Tujuan Penelitian Sistematika Penelitian Manfaat Penelitian BAB 2 Pembahasan Pengertian Limbah Macam-macam Limbah Dampak Limbah terhadap Pencemaran Air Bersih Upaya Mencegah dan Menanggulangi Limbah Tindakan Prefentif Tindakan Kuratif BAB 3 Penutup Kesimpulan Saran Daftar PustakaKATA PENGANTAR Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan nikmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ini. Karya tulis yang berjudul Dampak Limbah terhadap Pencemaran Air Bersih ini bertujuan untuk memenuhi tugas pelajaran Bahasa Indonesia kelas sembilan SMP N 4 Cirebon. Atas selesainya karya tulis ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada yang terhormat 1 Bapak Suhendi Warna, selaku kepala SMP N 4 Cirebon yang telah menjadikan penulis sebagai siswa-siswi SMP N 4 Cirebon. 2 Ibu Ipah Latifah selaku wali kelas penulis dan guru bahasa Indonesia SMP N 4 Cirebon yang telah membimbing, dan memberikan semangat kepada kami hingga selesainya karya tulis ini. Ucapan terima kasih secara khusus penulis sampaikan kepada orang tua penulis yang selalu memberikan doa dan dukungan yang tulus kepada penulis dalam menyelesaikan karya tulis ini. Akhir kata, semoga dukungan, dorongan, dan bantuan yang telah diberikan kepada penulis selama ini mendapat balasan yang lebih baik dari Allah Yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana, Amin. Cirebon, 18 Februari 2013 Penulis i Daftar Isi Kata Pengantar ........................................................................... i Daftar Isi ..................................................................................... ii Bab 1 Pendahuluan ..................................................................... Latar belakang Masalah ............................................... 1 Rumusan Masalah ........................................................ 1 Metode Penelitian ........................................................ 1 Tujuan Penelitian .......................................................... 1 Sistematika Penelitian ................................................... 1 Manfaat Penelitian ........................................................ 2 Bab 2 Pembahasan Pengertian Limbah ....................................................... 3 Macam-macam Limbah ............................................... 3 Dampak Limbah terhadap Pencemaran Air Bersih ........ 4 Upaya Mencegah dan Menanggulangi .......................... 4 Tindakan Preventif ............................................... 4 Tindakan Kuratif .................................................. 4 Bab 3 Penutup Kesimpulan ................................................................... 5 Saran ............................................................................ 5 Daftar Pustaka ............................................................................ 6 ii 1 Bab 1 Pendahuluan Latar belakang Sudah kita ketahui, bahwa didunia ini limbah melimpah khususnya di Indonesia, beberapa limbah yang tercemar, baik itu limbah industri maupun limbah rumah tangga pemukiman. Limbah pemukiman dapat terjadi karena adanya pembuanga sisa-sisa. Limbah industri, dari produksi oleh para pemukiman penduduk atau rumah tangga. Limbah pemukiman juga dapat disebabkan oleh tumbuh-tumbuhan dan hewan yang membuang kotoran sembarangan tempat, seperti di jalan, di kaki lima, dan dimana saja semaunya. Limbah juga banyak diprediksi oleh para ahli limbah yang banyak membuktikan bahwa pencemaran air bersih ialah limbah pemukiman masayarakat, seperti bungkus-bungkus makanan, bungkus deterjen dan sebagianya. Limbah pemukiman masayarakat sangat banyak dampaknya bagi pertumbuhan makhluk hidup terutama bagi manusia, seperti penyakit diare, tifus bahkan ada juga yang demam, batuk berdarah karena virus yang berasal dari sampah yang tidak diolah dengan baik. Limbah pemukiman masyarakat sudah merupakan salah satu hal yang harus ditangani dengan baik dan benar. Karena sudah diprediksimenjasi sumber dari segala masalah yang ada di lingkungan masyarakat sekitar. Dengan ini pemerintah sudah menerapkan salah satu hal untuk mencegah hal tesebut yaitu dengan membuat peraturan di sekitar lingkungan masyarakat. Rumusan Masalah Bagaimanakah dampak limbah terhadap pencemaran air bersih ? Bagamanakah cara menanggulangi limbah tersebut ? Metode Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pengumpulan data untuk mendapatkan gambaran tentang limbah di Indonesia. Tujuan Penelitian Untuk memberikan kesadaran kepada kita betapa pentingnya menjaga dan memelihara lingkungan, Agar siswa-siswi belajar hal mengenai limbah yang dapat memberikan informasi kepada masyarakat agar tidak membuang limbah di sembarangan tempat. 2 Sistematika Penelitian - Menentukkan Tema - Merumuskan Judul - Menentukkan Tujuan - Mencari refrensi - Memilah-milah data - Mengelola Data - Menyusun kerangka karangan - Mengembangkan kerangka karangan Manfaat Penelitian Jika pencemaran limbah belum terjadi, maka kita berusaha untuk tidak membuat limbah pemukiman pada masyarakat dan Jika limbah itu sudah terjadi, maka kita harus bisa menanganinya dengan baik dan benar. 3 Bab 2 Pembahasan Pengertian Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya. Macam-macam Limbah • Limbah Cair, seperti air comberan menyebabkan peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang mengarah pada berkurangnya oksigen yang berdampak parah terhadap seluruh ekosistem. • Limbah Padat • Limbah Gas dan partikel • Limbah Beracun adalah limbah yang mengandung racun yang berbahaya bagi manusiadan lingkungan. Limbah Beracun Terdiri Dari - Limbah mudah meledak adalah limbah yang melalui reaksi kimiadapat menghasilkangasdengansuhu dan tekanan tinggi yang dengan cepat dapat merusak lingkungan. - Limbah mudah terbakar adalah limbah yang bila berdekatan dengan api, percikan api,gesekan atausumber nyala lain akan mudah menyala atau terbakar dan bila telah menyalaakan terus terbakar hebatdalam waktu lama. - Limbah reaktif adalah limbah yang menyebabkan kebakaran karena melepaskan ataumenerima oksigenatau limbah organik peroksidayang tidak stabil dalam suhu tinggi. Sampah Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya seperti logam berat, tiksin organik, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut memiliki efek thermal, terutama yang dikeluarkan oleh pembangkit listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air. 4 Dampak Limbah terhadap Pencemaran Air Bersih Dampak pencemaran air yang disebabkan oleh limbah, antara lain • Berkurangnya jumlah oksigen yang digunakan oleh bakteri untuk melakukan proses pembusukan sampah. • Sampah anorganik ke sungai, dapat berakibat menghalangi cahaya matahari sehingga menghambat proses fotosintesis dari tumbuhan air dan alga, yang mengahasilkan oksigen. • Deterjen sangat sukar diuraikan oleh bakteri sehingga akan tetap aktif untuk jangka waktu yang lama di dalam air, mencemari air, dan merasuni berbagai organisme air. • Penggunaan deterjen secara besar-besaran juga meningkatkan senyawa fosfat pada sungai atau danau yang merangsang pertumbuhan ganggang dan enceng gondok eichornia crassipes. • Tumbuhan air yang mati membawa akibat prose pembusukan tumbuhan ini akan mengendapkan dan menyebabkan pendangkalan. • Material pembusukan tumbuhan air akan mengendapkan dan menyebabkan pendangkalan. • Pertumbuhan ganggang dan enceng gondok yang tidak terkendali emnyebabkan permukaan air danau tertutup sehingga menghalangi masuknya cahaya matahari dan mengakibatkan terhambatnya fotosintesis. Upaya Mencegah dan Menaggulangi Limbah Tindakan Prefentif • Tidak membuang sampah kesungai • Tidak memakai deterjen secara berlebihan • Tidak melakukan pembuangan industri yang mengandung Pb,Hg, Zn karena dapat mencemari lingkungan / peraiaran. Tindakan Kuratif • Mengelolah sampah • Membuang sampah ditempatnya • Tidak membuang sampah kesungai 5 Bab 3 Penutup Kesimpulan Dari uraian dan pembahasan sebelumnya maka didapat kesimpulan sebagai berikut Dampak dari limbah berdampak negatif bagi manusia. Dapat menimbulkan penyakit, banjir, kurangnya air bersih, dan lain-lain. Untuk mencegah limbah pemukiman dilakukan antara lain Tidak membuang sampah kesungai Tidak melakukan pembuangan industri yang mengandung Hg, Zn karena dapat mencemari lingkungan . Membuat undang-undang tentang pencemaran air. Saran Setelah pembaca membaca karya tulis ini, penulis menyarankan beberapa hal • Tidak membuang sampah sembarangan • Mengelolah sampah dengan baik • Dapat menanggulangi limbah dengan baik 6 Daftar Pustaka Mintarjo, Sri. 2007. Air Meluap Timbullah Bancana. Pakar Raya Pakarnya Pustaka. Klaten. Trafford, Caren. 2010. Dunia Penuh Sampah. Al-Mujahid, Riezwan. 2 Desember 2012. Pengertian Limbah. Suryadi, Pandi. 20 Januari 2011. Dampak Pencemaran Air oleh Limbah. .
IbuIndrayani N, S. Pd selaku guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan pembimbing dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini. 3. Bapak dan ibu guru serta karyawan karyawati SMA Islam Sudirman. 4. Ayah dan Ibu tercinta. 5. Teman - teman kelas X, XI dan XII. 6. Semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan karya tulis ilmiah ini.
KARYA ILMIAH SAMPAH Pemanfaatan Sampah Plastik PDF PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK SEBAGAI PENDUKUNG PERKEMBANGAN INDUSTRI KREATIF NASIONAL RIO SISWANTORO - PKM-GT-10-UM-Feri-Pemanfaatan Sampah Plastik Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Sampah Barang Bekas Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Sampah Barang Bekas DOC Tugas Karya Ilmiah Fauzan Barnanda - Karya Ilmiah Tentang Pengertian Sampah Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Sampah Barang Bekas - CONTOH DOCS DOC KARYA ILMIAH REMAJA yang membahas tentang SAMPAH DI INDONESIA Disusun oleh ragiel abiep - Terbaru, Berikut Contoh Karya Ilmiah Tema Pengelolaan Sampah Terlengkap - Berita Pendidikan Karya Tulis Ilmiah “Dampak Sampah Di Lingkungan Sekolah” PDF Karya Ilmiah Tentang Sampah PDF Karya Tulis Ilmiah Tema Lingkungan Pengelolaan Limbah Plastik Pemanfaatan sampah plastik Pemanfaatan sampah plastik Makalah Daur Ulang Sampah Organik KARYA ILMIAH SAMPAH Pemanfaatan Sampah Plastik DOC KARYA TULIS TENTANG SAMPAH ayes pratiwi - Contoh Karya Ilmiah Tentang Sampah PDF KARYA ILMIAH SAMPAH DOC KARYA ILMIAH TENTANG SAMPAH DISUSUN OLEH PADA KEHIDUPAN SEKITAR Trafiko Bayu - PDF IbM PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SEBAGAI KERAJINAN TANGAN DI KELURAHAN SRENGSENG SAWAH JAGAKARSA JAKARTA SELATAN Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Sampah 2019 Kumpulan Contoh Surat dan Proposal PDF Studi Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Produk dan Jasa Kreatif Karya Ilmiah Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Sampah Barang Bekas Contoh Essay Tentang Sampah – Lukisan KTI Sampah PDF DOC Penelitian tentang Sampah Galuh Trisna - 5 Contoh Judul Karya Ilmiah Tentang Sampah dan Rumusan Masalahnya Daihatsu Indonesia Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah - Revisi Id Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Sampah Barang Bekas Riset Penelitian Pengolahan Limbah Sampah Rumah Tangga Halaman all - Mahasiswa FT Sabet Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Nasional, Untirta Kembali Buktikan Diri Menjadi Jawara UNTIRTA Universitas Sultan Ageng Tirtayasa PDF PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN DAUR ULANG LIMBAH PLASTIK 7 CARA PEMANFAATAN SAMPAH DAN LIMBAH – Dinas Lingkungan Hidup Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah Tentang Sampah 9 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang benar untuk berbagai topik Lengkap Karya Tulis Ilmiah Pengertian, 9 Contoh, Ciri, Strukturnya BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulka Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Sampah PDF JURNAL ABDIMAS BSI Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Kerajinan Tangan Guna Meningkatkan Kreatifitas Warga Sekitar Institut Te 3 Contoh Karya Ilmiah Lengkap Dengan Pengertian dan Cara Membuat 5 Contoh Karya Ilmiah yang Baik dan Benar Lengkap +[PDF] Contoh Proposal Karya Ilmiah Singkat Halaman all - Karya Tulis Ilmiah Tema Lingkungan Pengelolaan Limbah Plastik Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Sampah Organik - Barisan Contoh Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah Tentang Sampah Karya Ilmiah Tentang Daur Ulang Plastik PDF Makalah Sampah ⋆ DOC PDF ⋆ Download Contoh Makalah Lengkap Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah – Contoh Essay Tentang Sampah – Lukisan √ Contoh Karya Ilmiah Lengkap yang Baik dan Benar Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah – √ 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar Lakukan 5 Cara Mudah Pengelolaan Sampah Ini Untuk Menyelamatkan Lingkungan Kita Lampiran KUESIONER PENELITIAN STUDI PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI WILAYAH KERJ Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah - Revisi Id Pengertian Karya Tulis Ilmiah dan Contoh Karya Tulis Ilmiah - Irwan Sahaja Karya Tulis Ilmiah Tema Lingkungan Pengelolaan Limbah Plastik Pemanfaatan Sampah pada Masa Pandemi Covid-19 Halaman 1 - 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah – Contoh Rumusan Masalah Karya Ilmiah Tentang Sampah DOC KARYA TULIS ILMIAH SAMPAH nia rahayu - Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Lingkungan Hidup yang Baik dan Benar 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar √ 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar 7 CARA PEMANFAATAN SAMPAH DAN LIMBAH – Dinas Lingkungan Hidup Contoh Makalah Karya Ilmiah Sampah Organik √ 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar PDF PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK UNTUK PEMBERDAYAAN TANAMAN TOGA DALAM PROGRAM PENGHIJAUAN LINGKUNGAN SINGOJAYAN Pengertian Daur Ulang, Manfaat, Cara, Jenis dan Contoh Contoh Karya Ilmiah Populer Tema Lengkap Terbaru PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK BERBASIS INOVASI DINDING RAMAH LINGKUNGAN PROTOTYPE BEKON KARYA TULIS DISUSUN UNTUK MENGIKUTI PEM Contoh Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah – Proposal Penelitian Pengolahan Sampah rizqi fuad - KUNCI JAWABAN HAL. 192 KELAS XI BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013 REVISI 2017 SMA/SMK TERBARU 7 CARA PEMANFAATAN SAMPAH DAN LIMBAH – Dinas Lingkungan Hidup Contoh Proposal Karya Ilmiah Tema Kebersihan Lingkungan MY LIBRARY Karya Tulis PEMANFAATAN LIMBAH BOTOL PLASTIK SEBAGAI USAHA KERAJINAN KREATIF YANG BERNIAI EKONOMIS Contoh Karya Ilmiah Tentang Sampah – Karya Tulis Ilmiah Tema Lingkungan Pengelolaan Limbah Plastik 3 Contoh Karya Ilmiah Lengkap Dengan Pengertian dan Cara Membuat Karya Ilmiah Pemanfaatan Kembali Sampah - Revisi Id √ 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar 10 Contoh Karya Tulis Ilmiah KTI yang Baik & Benar 3+ Contoh Karya Tulis Ilmiah Terbaru dan Paling Lengkap ANALISIS PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA Studi Kasus Unit Bisnis Pengolahan Sampah Oleh Siswa SMK ARTIKEL PENELITIAN Oleh NUR Resensi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Kompos, Re-use Barang Bekas NAWASIS – National Water and Sanitation Information Services KARYA ILMIAH SAMPAH Contoh karya tulis ilmiah tentang - 1 PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DAN LIMBAH MARMER SEBAGAI BAHAN BAKU ORNAMEN Course Hero Contoh Karya Ilmiah Tentang Sampah Plastik - Barisan Contoh PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DENGAN MEMANFAATKAN SAMPAH RUMAH TANGGA MELALUI KELOMPOK SADAR SAMPAH “SRI KANDI” DI DESA K 5 Contoh Karya Ilmiah Yang Baik Dan Benar - Blog BikinCV Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Lingkungan Hidup yang Baik dan Benar Karya Ilmiah Mengelolah Sampah Masker – MTsN 4 SIDOARJO Karya Tulis Ilmiah Pemanfaatan limbah logam nurannisajayaningsih penyusunanKarya Tulis Ilmiah (KTI) dengan Judul "Pemanfaatan Limbah Pepaya dan Tomat untuk Mempercepat Pengomposan Sampah Organik" dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Karya Tulis Ilmiah ini terwujud atas bimbingan, pengarahan dan bantuan dari berbagai pihak, dan oleh karena itu pada kesempatan ini penulis KARYA TULIS ILMIAH “Pengelolahan Limbah atau Sampah dengan Baik dan Benar” Bahasa Indonesia Guru Pembimbing Dwi Rediati Penulis Eva Carlina XI IPA 1 SMA NGERI 17 BATAM KAVLING BUKIT SEROJA DAPUR 12 BATAM TAHUN AJARAN 2012/2O13 HALAMAN PENGESAHAN Karya tulis ilmiah yang berjudul “PENGELOLAHAN LIMBAH yang BAIK dan BENAR” Telah diperiksa dan disetujui oleh Guru Pembimbing SMA N 17 BATAM dan dinyatakan telah memenuhi syarat untuk diterima pada Hari/Tanggal Rabu 01 MEI 2013 Penulis Pembimbing Eva Dwi Rediati NIP. Mengetahui , Kepala SMA N 17 Batam Hermiani NIP .199641204 198803 2 010 “ Berusahalah menciptakan sesuatu yang baru dengan hal-hal yang lama “ “ Orang yang cerdas adalah orang yang memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang baru” Penulis mempersembahkan Karya Tulis Ilmiah ini kepada 1. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis. 2. Kakak Fajar,kakak ilham,Aini puji setyoningsih,Renny rubiyana,puspa sari,vera yunita, kakak Dojoon,kepada eunyeuk,Jones Saputra,Ergy,Rio,Bayu. Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah,yang atas rahmat-nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan karya tulis ilmiah yang berjudul “Pengelolahan Limbah ”. Penulisan makalah merupakan salah satu tugas Bahasa Indonesia. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan penelitian ini, khususnya kepada 1. Hermiarni, selaku Kepala SMA N 17 BATAM 2. Dwi Rediati, selaku guru Pembimbing yang telah meluangkan waktu, tenaga dan pikiran dalam pelaksanaan bimbingan, pengarahan, dorongan dalam rangka penyelesaian penyusunan makalah ini. 3. Secara khusus penulis menyampaikan terima kasih kepada keluarga tercinta yang telah memberikan dorongan dan bantuan serta pengertian yang besar kepada penulis. 4. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan dalam penulisan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga Tuhan YME memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin. Dalam Penulisan karya tulis ilniah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan karya ilmiah ini. Batam, Penulis ABSTRAK Di era globalisasi pada saat ini banyak masyarakat memiliki masalah tentang pengolahan limbahsampah Mereka menyadari bahwa permasalahan sampah telah menjadi masalah nasional di negara kita di pungkiri lagi,masalah sampah yang dibuang atau yang tidak dikelola secara rapi dan benar akan menimbulkan akibat yang cukup parah bagi kita,seperti jikalau membuang sampah sembarang terutama disungai dapat menyebabkan banjir dan jika membuang limbah pabrik kelaut dapat membuat laut menjadi kotor dan tidak indah lagi. Ternyata kalau ditelusuri lagi bahwa limbah dapat dikelolah dengan benar dapat memberikan manfaat bagi kita seperti pengolahan limbah menjadi pupuk kompos untuk penyubur tanaman, biogas, dan daur ulang sampah yang dapat dijadikan ini saya lakukan karena masyarakat pada saat ini banyak sekali yang kurang sadar akan pengelolahan limbah yang baik dan benar,ternyata limbah bukan hanya masalah yang tidak penting bagi hidup kita hanya saja kita tidak tahu cara pengelolahanya tetapi jika kita tahu cara pngelolahan limbah tersebut maka limbah tersebut akan menjadi berguna bagi kita. Limbah adalah zat atau bahan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun domestik rumah tangga, yang kehadirannya pada suatu saat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena dapat menurunkan kualitas lingkungan. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa limbah merupakan suatu zat atau benda yang bersifat mencemari lingkungan. Limbah tidak mempunyai nilai ekonomis, karena itu limbah dibuang. Keseimbangan lingkungan menjadi terganggu jika jumlah hasil buangan tersebut melebihi ambang batas. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, keberadaan limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah bergantung pada jenis dan karakteristik limbah. Karakteristik Limbah nya adalah sebagi berikut Berukuran mikro, maksudnya ukurannya terdiri atas partikel-partikel kecil yang dapat kita lihat,Dinamis, artinya limbah tidak diam di tempat, selalu bergerak, dan berubah sesuai dengan kondisi lingkungan,penyebarannya berdampak luas, maksudnya lingkungan yang terkena limbah tidak hanya pada wilayah tertentu melainkan berdampak pada faktor yang lainnya, serta berdampak jangka panjang antargenerasi, maksudnya masalah limbah tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sehingga dampaknya akan ada pada generasi yang akan datang. Kesimpulan dari karya tulis ilmiah ini adalah Kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah. Saran penulis kpada pmbaca adalah Sebaiknya sebagai warga Negara Indonesia sudah sewajarnya kita memanfaatkan limbah atau sampah yang ada disekitar kita dengan baik agar lingkungan kita tidak hanya bersih tapi tampak indah dengan hasil karya yang kita buat sendiri. Dan dengan adanya cara pengolahan limbah yang benar kita dituntut untuk lebih berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan asri. Abstract In the era of globalization at the moment many people have problems about waste garbage They realize that the waste problem has become a national problem in our country deny this again, the problem of waste disposed or are not maintained in a neat and properly will lead to a result severe enough for us, such as taking out the trash if any especially river may cause flooding and if the factory dumping waste into the sea to make the ocean dirty and no longer beautiful. If it turns out that the waste can be traced again managed properly can provide benefits for us as sewage into compost for fertilizing crops, biogas, and waste recycling can be I did this because at the moment many people are less aware of all pengelolahan will waste a good and true, it is not just a matter of waste that is not essential for our life we ​​just do not know how pengelolahanya but if we know how the waste pngelolahan the waste will be useful for us. Wastes are substances or waste material resulting from a production process, both industrial and domestic household, whose presence at a particular moment is not desirable because it can lower the quality of the neighborhood environment. From the definition it can be concluded that the waste is a substance or object that is polluting the environment. Waste has no economic value, because the waste is disposed. Environmental balance to be disrupted if the amount of waste product that exceeds the threshold. With concentration and a certain quantity, where the waste can have a negative impact on the environment, especially to human health so it needs to be done to the handling of waste. The level of danger posed by the waste poisoning depend on the type and characteristics of the waste. Characteristics of Waste is Micro-sized, meaning its size consists of tiny particles that we can see,dynamic, meaning that the waste is not standing still, always moving, and change according to environmental conditions,wide spread impact, meaning an environment with waste not only to a specific area but have an impact on other factors,long-term impact intergenerational, meaning the waste problem can not be solved in a short time. So the impact will be on future generations. Conclusion is Waste is waste generated from the production process of both industrial and domestic household, which is better known as junk, whose presence at a particular time and place environmentally undesirable because it has no economic value. When viewed chemically, this waste consists of organic and inorganic chemicals. With concentration and a certain quantity, the presence of waste can have a negative impact on the environment, especially to human health, so it is necessary to the handling of waste. The level of danger posed by the waste poisoning depend on the type and characteristics of the waste. Suggestion is Preferably as an Indonesian citizen naturally we utilize waste or garbage that is around us well to our environment is not only clean but looks beautiful with the work of our own making. And with the correct way of processing waste we are required to participate in creating a more green and lush environment. Daftar isi halaman Judul………………………………………………………………………………………………... 1 Pengesahan……………………………………………………………………………………………………. 2 Motto………………………………………………………………………….................................................. 3 Persembahan…………………………………………………………………………………………………. 4 Kata Pengantar……………………………………………………………………………………………….. 5 Abstrak……………………………………………………………………………………………………….. 6 Abstract ……………………………………………………………………………………………………… 7 Daftar Isi…………………………………………………………………………………………………… ... 8 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ……………………………………………………………………………... 9 B. Rumusan Masalah ………………………………………………………………………….. 9 C. Tujuan Penelitian …………………………………………………………………………… 9 D. Manfaat Penelitian ………………………………………………………………………….. 10 E. Metode Penelitian …………………………………………………………………………… 10 F. Sistematika Penulisan ……………………………………………………………………….. 10 BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian limbah/sampah ............................................................................………………. 11 B. Cara pengelolahan limbah menjadi kompos ……………………………………………….. 12 C. Teknologi yang digunakan dalam pembuatan kompos ……………………………………. 14 D. Cara pengelolahan limbah menjadi biogas ……………………………………………….... 16 BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulam ………………………………………………………………………………. 18 B. Saran ………………………………………………………………………………………. 18 Lampiran ……………………………………………………………………………………………. 19 Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………………. 20 BAB I PENDAHULUHAN Di era globalisasi pada saat ini banyak masyarakat memiliki masalah tentang pengolahan limbahsampah Mereka menyadari bahwa permasalahan sampah telah menjadi masalah nasional di negara kita di pungkiri lagi,masalah sampah yang dibuang atau yang tidak dikelola secara rapi dan benar akan menimbulkan akibat yang cukup parah bagi kita,seperti jikalau membuang sampah sembarang terutama disungai dapat menyebabkan banjir dan jika membuang limbah pabrik kelaut dapat membuat laut menjadi kotor dan tidak indah lagi. Ternyata kalau ditelusuri lagi bahwa limbah dapat dikelolah dengan benar dapat memberikan manfaat bagi kita seperti pengolahan limbah menjadi pupuk kompos untuk penyubur tanaman, biogas, dan daur ulang sampah yang dapat dijadikan ini saya lakukan karena masyarakat pada saat ini banyak sekali yang kurang sadar akan pengelolahan limbah yang baik dan benar,ternyata limbah bukan hanya masalah yang tidak penting bagi hidup kita hanya saja kita tidak tahu cara pengelolahanya tetapi jika kita tahu cara pngelolahan limbah tersebut maka limbah tersebut akan menjadi berguna bagi kita. Oleh karna itu saya sebagai penulis ingin membuat karya tulis yang bejudul “Pengolahan limbah/sampah dengan benar” Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan,penulis merumuskan beberapa masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah,yaitu 1. Apa yang dimaksud dengan limbah/sampah? 2. Bagaimana pengelolahan limbah menjadi kompos? 3. Bagaimana teknologi yang digunakan dalam pembuatan kompos? 4. Bagaimana pengelolahan limbah menjadi biogas? 1. Untuk mengidentifikasi apa yang dimaksud dengan limbah. 2. Untuk mengetahui cara mengelolah limbah menjadi kompos. 3. Untuk mengetahui teknologi pembjuatan kompos. 4. Untuk mengetahui cara mengelolah limbah menjadi biogas. 1. Untuk mengajak masyarakat terutama kalangan generasi pemuda penerus bangsa ikut berpartisipasi banyak dalam memnfaatkan limbah yang tidak dipakai menjadi sebuah barang yang layak dipakai dan setidaknya ini merupakan awal dari lingkungan yang hijau,bersih,dan asri. 2. Tidak lain dan tidak bukan memberikan penelitian ini dibuat agar kita juga merasa bahwa Indonesia memiliki SDM yang patut dikembangkan. 3. Meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia akan cara pengelolahan limbah sampah yang pada saat ini mrajalela di lingkungan sekitar kita. 4. Cara ini kami berikan supaya apa yang ada di lingkungan sekitar kita bukan hanya sampah yang tidak hanya dibuang tapi dapat kita manfaat kan seperti kompos dan biogas yang merupakan pengganti gas LPG dan lain sebagainya. E. Metode Penelitian dan Teknik Penelitian Untuk mendapatkan data dan informasi yang diprlukan penulis menggunakan metode teknik yang dipergunakan penulis dalam pembuatan karya tulis ilmiah ini yaitu Metode Studi Pustaka Pada metode ini membaca buku-buku dan tulisan yang berhubungan dengan penulisan karya tulis ilmiah ini serta yang berkaitan dengan lingkungan dusekitar satu bukunya adalah buku Ilmu Pengetahuan Alam SMA/MAK. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ……………………………………………………………………………... 9 B. Rumusan Masalah ………………………………………………………………………….. 9 C. Tujuan Penelitian …………………………………………………………………………… 9 D. Manfaat Penelitian …………………………………………………………………………. 10 E. Metode Penelitian …………………………………………………………………………… 10 F. Sistematika Penulisan ……………………………………………………………………….. 10 BAB II PEMBAHASAN A. Apa yang dimaksud dengan limbah/sampah ........................................................................... 11 B. Bagaimana pengelolahan limbah menjadi kompos…………………………………………. 12 C. Bagaimana teknologi yang digunakan dalam pembuatan kompos …………………………. 14 D. Bagaimana pengelolahan limbah menjadi biogas …………………………………………… 16 BAB III KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulam ………………………………………………………………………………….. 18 B. Saran ………………………………………………………………………………………..... 18 Lampiran ……………………………………………………………………………………………. 19 Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………………. 20 BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Limbah atau sampah Limbah adalah zat atau bahan buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun domestik rumah tangga, yang kehadirannya pada suatu saat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena dapat menurunkan kualitas lingkungan. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa limbah merupakan suatu zat atau benda yang bersifat mencemari lingkungan. Limbah tidak mempunyai nilai ekonomis, karena itu limbah dibuang. Keseimbangan lingkungan menjadi terganggu jika jumlah hasil buangan tersebut melebihi ambang batas. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, keberadaan limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah bergantung pada jenis dan karakteristik limbah. Karakteristik Limbah 1. Berukuran mikro, maksudnya ukurannya terdiri atas partikel-partikel kecil yang dapat kita lihat. 2. Dinamis, artinya limbah tidak diam di tempat, selalu bergerak, dan berubah sesuai dengan kondisi lingkungan. 3. Penyebarannya berdampak luas, maksudnya lingkungan yang terkena limbah tidak hanya pada wilayah tertentu melainkan berdampak pada faktor yang lainnya. 4. Berdampak jangka panjang antargenerasi, maksudnya masalah limbah tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Sehingga dampaknya akan ada pada generasi yang akan datang. Penggolongan Limbah Industri 1. Limbah gas dan partikel 2. Limbah cair 3. Limbah padat 4. Limbah bahan berbahaya dan beracun/B3. Secara garis besar, Limbah terbagi tiga 1. Limbah organik 2. Limbah anorganik 3. Limbah bahan berbahaya dan beracun/B3 Faktor-faktor yang mempengaruhi Banyak sedikitnya limbah memengaruhi kualitas limbah. Jika limbah di lingkungan terdapat dalam jumlah banyak, limbah tersebut berbahaya. Akan tetapi, jika jumlahnya sedikit maka limbah tidak akan membahayakan. 2. Kandungan bahan pencemar. Kualitas limbah dipengaruhi oleh kandungan bahan pencemar. Limbah dikategorikan berbahaya jika mengandung pencemar berbahaya. Jika limbah tidak mengandung bahan pencemar berbahaya, berarti limbah tersebut tidak membahayakan. 3. Frekuensi pembuangan limbah. Pembuangan limbah dengan frekuensi yang sering akan menimbulkan masalah. Jika pembuanganlimbah dilakukan dengan frekuensi yang tidak sering maka limbah tidak akan membahayakan. B. Pengelolahan Limbah Menjadi KomposComposting Pengomposan didefinisikan sebagai suatu proses dekomposisipenguraian secara biologis dari senyawa-senyawa organic yang terjadi karena adanya kegiatan mikrooorganisme yang bekerja pada suhu merupakan salah satu metode pengelolahan limbah sampah organic menjadi material baru seperti humus yang relative stabil dan lazim disebut dengan bahan baku sampah dosmetik merupakan teknologi yang ramah lingkungan,sederhana,dan menghasilkan produk akhir yang sangat berguna bagi ksuburan tanah atau tanah penutup bagi landfill. Pengomposan sampah perkotaan mempunyai banyak keuntungan dan dapat diuraikan sebagai berikut 1. Membantu meringankan beban pengelolahan sampah perkotaan. 2. Komposisi sampah diindonesia sebagian besar terdiri dari sampah organic,sekitar 50% sampai 60 % dapat hal ini dapat direalisasikan sudah tentu dapat membantu dalam pengelolahan sampah diperkotaan,yaitu sebagai berikut. a. Memperpanjang umur tempat pembuangan akhirTPA,karena semakin banyak sampah yang banyak dikomposkan,semakin sedikit sampah dapat dikelola. b. Meningkatkan efisiensi biaya pengangkutan sampah,disebabkan jumlah sampah yang diangkut ke TPA semakin berkurang. c. Meningkatkan kondisi sanitasi di perkotaan. d. Semakin banyak sampah yang dibuat kompos,diharapkan semakin sedikit pula masalah kesehatan lingkungan masyarakat yang timbul. Dalam proses pengomposan,panas yang dihasilkan dapat mencapai 600c sehingga kondisi ini dapat memusnahkan mikrooorganisme pathogen yang terdapat dalam sampah. 3. Dari segi social kemasyarakatan,pengomposan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam pengelolahan sampah kota dan meningkatkan pendapatan keluarga. 4. Pengomposan berpotensi mengurangi pencemaran lingkungan perkotaan karena jumlah sampah yang dibakar atau dibuang kesungai menjadi berkurag. 5. Membantu melestarikan sumber daya alam. 6. Pengomposan juga berarti menghasilkan sumber daya baru dari sampah yaitu kompos yang kaya akan unsure hara mikro. Prinsip-prinsip proses biologis yang terjadi pada proses pengomposan meliputi kebutuhan nutrisi untuk mikrooorganisme, jenis-jenis mikroorganisme yang berperan dalam proses pengomposan, kondisi lingkungan ideal,dan fase transformasi biokimkia. Untuk perkembangbiakan dan pertumbuhannya, mikroorganisme memerlukan sumber energy, yaitu karbon untuk proses sintesis jaringan baru dan elemen-elemen anorganik,seperti nitrogen,fosfor,kapur,belerang,dan magnesium sebagai bahan makanan untuk membentuk sel-sel tubuhnya. Mikroorganisme pngurai dapat dibedakaan berdasarkan struktur dan fungsi sel,yaitu sebagai berikut. b. Eucarytoes, termasuk dalam decomposer adalah eucaryotoes bersel tunggal,antara lain ganggang,jamur,dan protozoa. c. Eunbacteria, bersel tunggal dan tidak mempunyai membrane inti, contoh bakteri Beberapa hewan invertebrate seperti cacing tanah, kutu juga berperan dalam pengurai dengan perananya dalam rantai makanan,mikroorganisme pengurai dapat dibagi menjadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut. a. Kelompok I Konsumen tingkat I yang mengonsumsi langsung bahan organic dalam sampa, yaitu jamur,bakteri, dan actinomycetes. b. Kelompok II Konsumen tingkat II mengonsumsi jasad kelompok I. c. Kelompok III Konsumen tingkat III akan mengonsumsi jasad kelompok I dan jasad kelompok II. 3. Kondisi Lingkungan Ideal Efektifitas proses pembuatan kompos sangat bergantung dengan pengurai mereka hidup dalam lingkungan yang ideal,maka mereka akan tumbuh dan berkembang biak dengan baik pula. Kondisi lingkungan yang ideal mencakup a. Keseimbangan Nutrien C/N Ratio yang paling penting disini adalah proses pembuatan kompos yang menggunakan unsure karbon dan kita teliti lagi bahea karbon dan oksigen dalam proses ini mengeluarkan panas,besar perbadinganya tergantung jenis sampah sebagai bahan baku. b. Derajat Keasamaanm pH pH netral dalam proses ini adalah sesuai yang dibutuhkan proses awalnya mikrooorganisme mengubah sampah organic menjadi asam-asam organic sehingga derajat keasaman akan selalu pada masa pematangannya derajat keasaman akan meningkat. Derajat keasaman dapat menjadi factor penghambat dalam proses pembuatan kompos,dapat terjadi apabila sebagai berikut I. pH terlalu tinggidiatas 8,unsur N akan menguap mnjadi yang terbentuk akan sangat menggangu proses bau yang menyengat. II. pH terlalu rendah dibawah 6, kondisi menjadi asam dan dapat menyebabkan kematian jasad renik. Proses biokimia dalam proses pengomposan menghasilkan penas yang sangat penting bagi mengptimumkan laju penguraian dan dalam menghasilkan produk secara mikrooorganisme aman perubahan sehu atau temperature dapat membuat sampah bervariasi sesuai dengan tipe dan jenis awal pengomposan temperature mesofilik,yaitu antara 25-450C. d. Ukuran Partikel Sampah Ukuran partikel sampah yang digunakan sebagai bahan baku pembuiatan kompos harus sekecil mungkin untuk mencapai efisiensi aerasi dan supaya lebih mudah dicerna atau diuraikan oleh kecil partikel sampah maka luas permukaan yang dicerna sehingga pengurai dapat berlangsung dengan cepat. Kisaran kelembapan udaranya adalah 40-60% dengan nilai yang paling baik adalah 50%.Kelembapan ini harus terus dijaga untuk memperoleh jumlah mikroorganisme yang meksimal sehingga proses pengomposan dapat berjalan dengan cepat. Berdasarkan atas kebutuhan oksigen,transformasi biokimia proses pengomposan dapat dibagi menjadi dua yaitu CHON + O2 + nutrient sel-sel baru + CO2 + H2o +NH4 + So42-+ panas + kompos b. Transformasi Anaerobik Proses penguraian senyawa organic yang berasal dari sampah dapat berlangsung dalam kondisi anaerobic menjadi gas-gas yang mengandung karbon dioksida dan metana. Perubahan tersebut dapat dijelaskan aksi berikut CHON + nutrient sel-sel baru + CO2 +CH4 + NH­3 + H2s + panas + kompos C. Teknologi Pembuatan Kompos Berdasarkan ada tidaknya asupan udara,pembuatan kompos dapat dibedakan menjadi pengomposan secara arobikdan anaerobic dan pengomposan anaerobic yang lazim disebut digesti pengomposan aerobic,adanya udara dapat memeprcepat proses pembusukan oleh mikrooorganisme aerobic,proses anaerobic,proses berlangsung lama,biasanya menimbulkan baud an akhir yang terpenting adalah gas metana sebagai sumber energy baru. a. Pengomposan Sistem Window merupakan metode yang paling sederhana dan sudah ada sejak lama mendapatkan aerasi dan percampuran,biasanya tumpukan sampah tersebut dibalik atau diaduk. b. Aerated Static Piie Composting Udara disuntikan melalui pipa statis kedalam tumpukan sampah. c. In-Vesse Composting Sistem Sistem pengomposan dilakukan didalam container/tangki tertutup, Berlangsung scara mekanik,untuk mencegah bau disuntikkan udara,pemantauan suhu,dan konsentrasi oksigen. Langkah pengembangan pengomposan secara arobik dengan memenfaatkan cacing tanah sebagai perombak utama atau dekomposor. e. Effective MicrooorganismEM Kultur campuran dari microorganism yang menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman yang dapat diaplikasikan sebagai inokulan untuk meningkatkan keragaman dan populasi microorganism didalam tanah dan tanaman yang selamjutnya dapat meningkatkan kesehatan,pertumbuhan,kuantitas,dan kualitas produksi tanaman. II. Pengomposan Anaerobik Proses ini disebut juga dengn proses digesti anaerobic yang dapat dibdakan menajdi dua jenis, yaitu sebagai berikut a. Digesti Anaerobik dengan Tingkat Kepadatan Rendah Konsentrasi kepadatan yang antara 4-8%,mengunakan bahan baku sampah domestic,kotoran manusia,dan hewan. b. Digesti Anaerobik dengan Tingkat Kepadatan Tinggi Konsentrasi kepadatan mencapai 22%.Keuntungan utama dari proses ini adalah bahwa air yang dibutuhkan jauh sedikit dari degesti tingkat rendah. Mengingat mahalnya biaya tersebut,maka kedua proses diatas ini tik direkomendasikan sebagi upaya dur ulang energy dari sampah domestic tetapi dapat leebih baik diterapkan untukn penanganan sampah pertanian dan perternakan. Beberapa ini adalah langkah-langkah Pembuatan Kompos 1. Siapkan reactor kompos atau composer,wadah yang terbuat dari PVC,drum berukuran kira-kira 1 m kubik. Ini harus memiliki system ventilasi yang pengomposan memrlukan reactor ini tidak memiliki ventilasi yang baik,proses pembusukan yang terjadi akan menghasilkan bau busuk akibat pembentukan ammonia dan H2s. 2. Persiapkan bahan organic .Siapkan sampah organic yang akan dikomposkan misalnya dari sisa sayuran,nasi,atau potongan tanaman dari kebun. 3. Proses pembusukan ini memerlukan bahan-bahan tadi dicampurkan terlebih dahulu dengan sumber bakteri pengurai sbelum dimasukkan kdalam reactor pengurai yang paling mudah didapat adalah pupuk kandang atau ternak. 4. Bakteri pengurai yang dapat digunakan untuk membantu proses pengomposan juga dujual di took-toko penjual satu adalah EM-4. 5. Agar proses pengomposan berjalan dengan sempurna media harus mngandung kira-kira 50% air,jadi jangan lupa untuk selalu menyimpan media kompos ini setiap hari dengan air secukupnya 6. Bolak-balik media kompos setiap hari agar proses aerasi berjalan dengan sempurna ,bila bau yang tidak sedap keluar maka tambahkan larutan air dengan proses ini berjalan dengan baik,setelh lima hari volume akan menyusut kira=kira menjadi 25% .Jadi untuk skala rumah tangga,reactor kompos berukuran 1 m kubik sudah lebih dari cukup. 7. Kompos siap dipanen setelah diperoleh waktu 2-3 minggu ,bergantung pada tahap yang diperoleh adalah lumpur hitam yang mengandung 50%.Sehingga untuk bias langsung dipaakai sebagai media tanaman di kebun. Kutipan Buku Ilmu Pengetahuan Alam SMK/MAK kelas 2b,halaman 55-69 D. Pengelolahan Limbah Menjadi Biogas Salah satu upaya pemanfaatan limbah peternakan adalah dengan memenfaatkanya untuk menghasilkan bahan bakar dengan menggunakan teknologi biogas. Teknologi biogas memberikan peluang bagi masyarakat pdesaan yang memiliki usaha peternakan, baik individual atau kelompok, untuk memenuhi kbutuhan energy shari-hari scara energy biomassa berasal dari bahan organic. Apabila biomassa tersebutdimanfaatkan untuk menghasilkan energy, maka energy tersebut disebut dengan bioenerg. Nilai kalori dari 1 meter biogas sekitar watt jam yang setara dengan setengah liter minyak karena itu,biogas sangat cocok digunaka sebagai bahan bakar alternative yang ramah lingkungan pengganti minyak tanah,LPG,butane, batu bara,maupun bahan-bahan lain yang brasal dari fosil. Teknologi biogas bukanlah teknologi baru. Teknologi ini telah banyak dimanfaatkan oleh petani peternak diberbagai Negara, diantaranya India,Cina,bahkan biogas sederhana yang dikembangkan di Indonesia berfokus pada aplikasi skala kecil/menengah yang dapat dimanfaatkan masyarakat pertanian yang memiliki ternak sapi 2-20 ekor. Penerapan teknologi biogas pada darah yang memiliki peternakan dapat mememberikan keuntungan ekonomis apabila dilakukan perancangan yang tepat dari segi teknis dan oprasionalnya. Perancangan operasional meliputi kemampuan operator untuk memastikan prawatan fasilitas biogas berjalan rutin dan trpenuhinya suplai bahan baku biogas steiap biogasdi Indonesia cukup melimpah, mengingat perternakan yang merupakan salah satu kegiatan ekonomi dalam masyarakat pertanian. Hampir semua petani memiliki ternak, antara lain spi,kambing,dan ayam, bahkan ada yang secara khusu mengembangkan sector jenis ternak tersebut, sapi merupakan penghasil kotoran yang paling besar. Bioga merupakan gas campuran metanaCH4 ,karbon dioksida CO2, dan gas lainnya yang didapat dari hasil penguraian mat erial organic seperti kotoran hewan,kotoran manusia,dan tumbuhan oleh bakteri pengurai metanogen pada sebuah biodigester. Proses penguraiannya terjadi secara anaerob atau tanpa terbentuk pada hari ke 4-5 sesudah biodigester terisi penuh dan mencapai puncak pada hari ke yang dihasilkan oleh biodiegester sebagian besar terdiri sebagai berikut III. Gas metana CH4 50-70% IV. Gas karbon dioksida 30-40% Biogas memiliki kareakteristik sebagai berikut. 1. Memiliki berat 20% lebih ringan dari udara suhu pembakaran antara 650-750% berbau dan tidak berwarna nyala api biru cerah Adapun tiga kelompok bakteri yang berperan dalam proses pembentukan biogas yaitu sebagai brikut. 1. Kelopok bakteri fermentative, contohnya streptococcus, Bacteroides, dan beberapa jenisEnteribactericeae 2. Kelompok bakteri Desulfovibrio 3. Kelompok bakteri metanogen,contohnya Methanobacteria, methanabacillus, methanosacraria, dan Methananococcus Kutipan Buku Ilmu Pengetahuan Alam SMK/MAK kelas 2b,halaman 70 BAB III PENUTUP Limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi baik industri maupun domestik rumah tangga, yang lebih dikenal sebagai sampah, yang kehadirannya pada suatu saat dan tempat tertentu tidak dikehendaki lingkungan karena tidak memiliki nilai ekonomis. Bila ditinjau secara kimiawi, limbah ini terdiri dari bahan kimia organik dan anorganik. Dengan konsentrasi dan kuantitas tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan terutama bagi kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan terhadap limbah. Tingkat bahaya keracunan yang ditimbulkan oleh limbah tergantung pada jenis dan karakteristik limbah. Sebaiknya sebagai warga Negara Indonesia sudah sewajarnya kita memanfaatkan limbah atau sampah yang ada disekitar kita dengan baik agar lingkungan kita tidak hanya bersih tapi tampak indah dengan hasil karya yang kita buat sendiri. Dan dengan adanya cara pengolahan limbah yang benar kita dituntut untuk lebih berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang hijau dan asri. Lampiran Diatas merupakan proses pembuatan kompos dari bahan-bahan organik 1. Siapkan reactor kompos atau composer,wadah yang terbuat dari PVC,drum berukuran kira-kira 1 m kubik. Ini harus memiliki system ventilasi yang pengomposan memrlukan reactor ini tidak memiliki ventilasi yang baik,proses pembusukan yang terjadi akan menghasilkan bau busuk akibat pembentukan ammonia dan H2s. 2. Persiapkan bahan organic .Siapkan sampah organic yang akan dikomposkan misalnya dari sisa sayuran,nasi,atau potongan tanaman dari kebun. 3. Proses pembusukan ini memerlukan bahan-bahan tadi dicampurkan terlebih dahulu dengan sumber bakteri pengurai sbelum dimasukkan kdalam reactor pengurai yang paling mudah didapat adalah pupuk kandang atau ternak. 4. Bakteri pengurai yang dapat digunakan untuk membantu proses pengomposan juga dujual di took-toko penjual satu adalah EM-4. 5. Agar proses pengomposan berjalan dengan sempurna media harus mngandung kira-kira 50% air,jadi jangan lupa untuk selalu menyimpan media kompos ini setiap hari dengan air secukupnya 6. Bolak-balik media kompos setiap hari agar proses aerasi berjalan dengan sempurna ,bila bau yang tidak sedap keluar maka tambahkan larutan air dengan proses ini berjalan dengan baik,setelh lima hari volume akan menyusut kira=kira menjadi 25% .Jadi untuk skala rumah tangga,reactor kompos berukuran 1 m kubik sudah lebih dari cukup. 7. Kompos siap dipanen setelah diperoleh waktu 2-3 minggu ,bergantung pada tahap yang diperoleh adalah lumpur hitam yang mengandung 50%.Sehingga untuk bias langsung dipaakai sebagai media tanaman di kebun. Diatas merupakan proses pembuatan kompos dari bahan-bahan organik. Daftar Pustaka Jones. S. 2007. Ilmu Pengetahuan alam SMA/ Pariwara Sepertikita ketahui, Limbah sudah merajalela dimana-mana. Seperti yang kita Alami di lingkungan kita ini, ada-ada saja orang yang membuang limbah disembarangan tempat seperti dipinggir jalan raya. Jadi, Latar Belakang kami menulis Karya Ilmiah ini adalah supaya masyarakat sadar untuk mengontrol limbah supaya lingkungan kita tetap bersih dan sehat.

KARYA ILMIAH USAHA DAUR ULANG SAMPAH Disusun oleh Nama Rima Puspitasari NIM Kelas 11-S1TI-12 STMIK AMIKOM YOGYAKARTA 2011/2012 ABSTRAK Berbagai aktivitas manusia yang memanfaatkan sumber daya alam mempunyai konsekuensi berupa sampah. Jumlah sampah sebanding dengan tingkat konsumsi kita terhadap barang yang kita gunakan sehari-hari. Demikian juga dengan jenis sampah, sangat bergantung dari jenis barang yang kita konsumsi. Selain mencemari lingkungan, banyaknya limbah di permukaan bumi juga menimbulkan bau busuk dan pemandangan yang tidak sedap. Oleh karena itu, usaha pengelolaan limbah patut dilakukan. Sampah dapat dibedakan jadi dua jenis, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik merupakan sampah yang berasal dari makhluk hidup seperti daun-daunan dan sampah dapur. Sampah organik dapat diuraikan secara alami. Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak dapat diuraikan secara alami, seperti plastik, logam, dan kaca. Teknologi yang dapat digunakan dalam memanfaatkan limbah adalah teknologi biogas. Biogas adalah gas yang mudah terbakar yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri dalam kondisi tanpa udara bakteri anaerob. Biogas sangat cocok digunakan sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Pada zaman sekarang ini,kebanyakan masyarakat di Indonesia sering membeli barang dengan menggunakan metode sekali buang. Misalnya,masyarakat yang membeli makanan yang berbungkus, bungkusnya di buang begitu saja. Bagi orang orang yang tidak berpikir betapa pentingnya barang bekas tersebut,mereka hanya membuangnya begitu saja tanpa memperhatikan dampak dan keuntungan dari bahan tersebut. Di era globalisasi ini juga,seperri yang kita ketauhi bahwa peristiwa global warming sedang dialami oleh seluruh Negara di dunia,termasuk di Indonesia .Faktor yang menyebabkan global warming,diantaranya yaitu pembakaran plastik yang menghasilkan karbon dioksida yang dapat pula merusak lapisan ozon bumi. Salah satu siasat untuk memperkecil dampak global warming yaitu memilah milah sampah serta memisahkan sampah yang bisa di manfaatkan dan sampah yang tidak bisa di manfaatkan. B. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang diatas,muncul permasalahan sebagai berikut. 1. Bagaimana cara mendaur ulang barang bekas ? 2. Apa keuntungan dari mendaur ulang barang bekas ? 3. Bagaimna cara mengolah barang tersebut menjadi satu usaha yang unik? C. Tujuan Sesuai dengan permasalahan diatas,tujuan yang dapat kita capai dalam penelitian ini adalah 1. Mengetahui cara mendaur ulang barang bekas 2. Mengetahui manfaat dari mendaur ulang barang bekas D. Manfaat Penilitian 1. Bagi para ibu rumah tangga,pendaur ulangan barang bekas ini sangat berguna,yaitu supaya tidak menumpuk barang bekas yang tidak bermanfaat. 2. Bagi para pengrajin,pendaur ulangan ini bisa di manfaatkan sebagai peluang usaha. 3. Bagi lingkungan,pendaur ulangan ini bisa mengurangi penumpukkan sampah di TPS yang bisa mengurangi dampak global warming. 4. Bagi peneliti,penelitian ini bisa di jadikan sebagai pelajaran dan bisa di manfaatkan sebaik mungkin. E. Sistematika penulisan Di samping karya ilmiah ini harus bersifat ilmiah, juga harus tersusun secara sistematis. Adapun sistematika penulisannya adalah sebagai berikut Dalam sistematika penulisan karya ilmiah ini diawali dengan isi yang terdiri dari beberapa Bab . BAB II PEMBAHASAN Sampai saat ini sampah merupakan masalah serius di negeri ini, terutama di kota-kota besar dengan jumlah penduduk yang melebihi batas. Dengan teknologi yang tepat, sampah yang tadinya menjadi masalah sebagai barang buangan, kotor, berbau, menimbulkan penyakit dan mencemari lingkungan dapat menjadi barang yang bisa dimanfaatkan dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Sampah anorganik bisa membantu mengembangkan industri daur ulang recycling. Kertas bekas akan di daur ulang oleh industri kertas, sampah plastik dan kaca akan di daur ulang menjadi bahan baku industri, sedangkan sampah organik dapat mengembangkan industri pengolah kompos menjadi pupuk organik dan juga dapat diolah menjadi industri energi/industri bahan bangunan. Daur ulang adalah salah satu cara yang digunakan untuk meminimalkan jumlah sampah yang ada untuk meningkatkan nilai ekonomisnya menjadi barang-barang yang berguna. Daur ulang merupakan proses untuk mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemrosesan material baru untuk proses produksi. Salah satu usaha daur ulang adalah daur ulang pada produk berbahan kaca. Banyak cara yang digunakan oleh para pengrajin untuk menyulap sampah kaca menjadi bisnis daur ulang dengan cara memanfaatkan kaca-kaca bekas sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan. Salah satunya adalah benda seni berupa kerajinan gelas dari bahan pecahan kaca. Selain terkesan mewah, bentuknya yang unik akan menarik para konsumen. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang cukup menggiurkan dengan kerajinan berbahan baku pecahan kaca. Bahan yang dibutuhkan adalah pecahan kaca atau pecahan botol bekas, toples bekas dan apa saja yang berbahan kaca. Bahan baku tersebut dibersihkan dari bahan kontaminan, dicuci hingga bersih dan dilebur dalam tungku pemanas bersuhu derajat Celcius selama 24 jam. Setelah benar-benar meleleh, selanjutnya kaca itu dibentuk sesuai dengan keinginan. Dapat juga dipakai sebagai bahan bangunan dan jalan. Sudah ada Glassphalt, yaitu bahan pelapis jalan dengan menggunakan 30% material kaca daur ulang. Proses lainnya yang juga bisa dilakukan adalah bahan kaca yang sudah didapat dilakukan pemotongan dan dimodifikasi sesuai desain yang diinginkan misalnya dalam bentuk mainan maupun kerajinan. Berbagai bentuk dapat di bentuk dari limbah-limbah kaca itu menjadi bentuk baru dengan nilai tambah didalamnya. Mulai vas, kap lampu, maupun bentuk baru berupa mainan, antara lain, berbentuk senjata api, kereta api, mobil, helikopter, sepeda motor, andong, becak, dan alat musik drum, gapura, lampu hias dan yang lainnya. Harga yang ditawarkan pun cukup bervariasi yaitu mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 15 juta tergantung ukuran dan tingkat kerumitan proses pembuatan. BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Berdasarkan permasalahan dan hasil penelitian di atas,dapat di simpulkan sebagai berikut. 1. Barang bekas seperti kertas,bahan bangunan,elektronik,baterai,logam dan bahan lainnya dapat di daur ulang. 2. Barang bekas yang sudah di daur ulang ternyata banyak manfaatnya,seperti mengurangi dampak dari global warming,menjadi peluang usaha,melatih kekreatifitasan seseorang 3. Barang Bekas dapat di daur ulang dan dapat di buat usaha yang menjajikan. B. Saran Saran yang dapat disampaikan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. 1. para ibu rumah tangga dapat memanfaatkan penelitian ini untuk mengolah barang bekas yang berserakan di sekitar rumah. 2. para pengrajin,penelitian ini dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang dapat menghasilkan uang. 3. Peneliti dapat memanfaatkan penelitian ini sebagai kajian awal untuk melakukan penelitian lebih lanjut dan lebih baik. DAFTAR PUSTAKA

PENGESAHAN Karya ilmiah dengan judul "Manisan Kulit Semangka (Citrullus vulgaris Schrad)" dan "Pemanfaatannya Sebagai Karya Ilmiah Populer pemanfaatan kulit semangka" ini di ajukan untuk memenuhi tugas Bahasa Indonesi tahun 2016/2017 Stikes Cendekia Utama Kudus,telah diuji dan disahkan pada: Hari, tanggal : Tempat : Mengetahui , Contoh Karya tulis ilmiah tentang pengelolaan limbah masker medisSource Limbah Masker Medis Bagi Lingkungan”OlehAndy Hermawan, Pendidikan AlternatifBAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang Semenjak virus Corona Covid-19 merebak di kebiasaan baru wajib diterapkan dalam masyarakat Indonesia. Berbagai protokol kesehatan, harus dipatuhi setiap masyarakat saat beraktivitas. Salah satunya menggunakan masker yang direkomendasikan oleh pemerintah untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19. Selama pemberlakuan protokol kesehatan berlangsung, penggunaan masker medis semakin meningkat. Meningkatnya penggunaan masker medis, memperbesar meningkatnya jumlah limbah sampah masker yang hanya sekali pakai ini. Bahaya limbah masker yang sekali pakai ini bukan hanya berdampak bagi lingkungan, tapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar. Seperti kita ketahui bersama, penyebaran virus Corona Covid-19 melalui droplet orang yang terinfeksi virus tersebut. Virus tersebut bisa menyebar melalui udara, saat orang yang terinfeksi tersebut berbicara, bersin, batuk, dan bahkan dapat menempel pada medium yang tersentuh oleh kulit yang sebelumnya tertempel oleh virus tersebut. Bisa dikatakan, bahwa masker menjadi media pertama penyebaran virus tersebut, karena masker selalu menempel pada wajah, menutupi indera penciuman manusia, yaitu mulut dan hidung, apalagi jika pengguna masker tersebut terinfeksi virus Corona Covid. Maka dari itu diperlukan upaya untuk mengurangi penyebaran virus akibat limbah masker medis atau masker sekali pakai ini. B. Rumusan Masalah Meningkatnya jumlah limbah masker medis, selain berdampak pada lingkungan, juga berpotensi menyebarkan virus Corona Covid-19 di masyarakat. C. Tujuan penelitian Memperoleh jalan keluar terbaik dalam menjaga kelestarian lingkungan, dan kesehatan, khususnya menekan laju penyebaran virus Covid-19 dengan meminimalkan limbah masker medis. BAB IIPEMBAHASANA. Potensi merebaknya virus yang bersumber dari limbah masker Masker berfungsi melindungi orang yang memakai masker, agar tidak terinfeksi virus Covid-19 dan mencegah penularan dari orang yang memiliki gejala. Penggunaan masker yang semakin meningkat di kalangan masyarakat, menambah banyak limbah masker sekali pakai. Dalam satu waktu kebutuhan, masyarakat menggunakan masker lebih dari satu kali sehari, jika dikalikan dengan jumlah penduduk di Indonesia, maka kita bisa bayangkan, berapa juta lembar limbah masker diproduksi dalam satu hari. Beberapa kemungkinan dan potensi buruk akibat semakin banyaknya limbah masker medis akan muncul. 1. Potensi Memperbesar Penyebaran Virus Corona Covid-19 Penyebaran virus yang terbawa oleh droplet, droplet tersebut pasti akan menempel di masker yang dipakai oleh seseorang yang terinfeksi virus. Jika masker tersebut dibuang sembarangan tanpa ada upaya untuk membuat masker tersebut bebas dari virus, maka sangat besar potensi menyebar pada orang yang kebetulan berada, atau yang menyentuh limbah masker tersebut. Masker yang telah dipakai, harus dipastikan aman atau terbebas dari virus sebelum dibuang, dari permasalahan ini, udara juga menjadi salah satu media yang potensial menyebarkan virus tersebut.. 2. Potensi Terhadap Pencemaran Lingkungan Masker medis yang sekali pakai, terbuat dari bahan yang tidak mudah untuk berbeda jauh dengan plastik, limbah masker medis ini memerlukan waktu bertahun-tahun lamanya untuk terurai. Selain ekosistem tanah dapat terganggu, ekosistem air juga serupa, pembuangan limbah yang sembarangan, dapat menyebabkan gangguan pada ekosistem air dan juga dapat menjadi penyebab banjir. 3. Upaya Yang Diperlukan Meningkatnya penggunaan masker, memerlukan perhatian serius bagi semua pihak. Agar limbah masker sekali pakai tidak semakin banyak jumlahnya, perlu dipikirkan cara yang paling efektif akar tidak sebentar-sebentar memproduksi limbah. Diperlukan proses yang tepat untuk menghindarkan merebaknya virus atau pencemaran lingkungan. Melakukan desinfektan terhadap masker yang telah dipakai atau memanaskan masker pada suhu di atas 70 derajat selama 45 menit sebelum dibuang, atau diolah menjadi limbah yang aman dan ramah lingkungan. Selain itu kita dapat pula membuat sendiri masker yang ingin kita pergunakan, bahkan dapat beulangkali dicuci, agar limbah masker sekali pakai dapat ditekan. PENUTUPKESIMPULAN Penyebaran virus Corona Covid-19 tidak dapat diperkirakan dari mana sumbernya, melalui apa perantaranya, dan siapa saja yang membawa. Masker dapat meminimalkan resiko terinfeksi virus tersebut. Sebagai orang yang paham akan kesehatan dan peduli terhadap kesehatan lingkungan. Kita wajib melakukan desinfeksi sedini mungkin terhadap limbah masker tersebut. Pisahkan dari limbah rumah tangga yang lain, agar tidak menginfeksi sesama kita yang lain. Selain itu kita dapat menggunakan masker yang sesuai dengan standar yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia yaitu WHO World Health Organization, yang dapat dipakai berkali-kali, tentunya dengan mencuci masker tersebut setelah dipakai. Daftar Pustaka

KARYAILMIAH - MAKALAH DAMPAK LIMBAH MASKER MEDIS BAGI LINGKUNGAN - Januari 30, 2022 MAKALAH "Dampak Limbah Masker Medis Bagi Lingkungan" Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Disusun Oleh : Meilia Nuraeni XII IPS 2 SMAN 1 Majalengka Tahun Pelajaran 2021/2022 KATA PENGANTAR

BAB 1PENDAHULUANA. Latar BelakangCovid – 19 adalah virus yang sangat berbahaya bagi manusia dikarenakanakibatnya yang mematikan dengan penyebaran yang sangat cepat melalui media yangmudah seperti air liur yang menyebabkan setiap masyarakat Indonesia diwajibkanmenggunakan masker saat berpergian atau keluar dari rumah unutk menghindaripenularan secara pun terbiasa untuk menggunakan masker dalam kehidupan kita sehari – itu banyak bermuculan jenis baru dari masker yang dinilai dari keamannya .Salah satu yang memiliki keamanan tinggi adalah masker sekali pakai dimana sangatefektif bagi kita sadari,masker yang kita gunakan untuk melindungi diri ternyata jugamemiliki efek buruk terutama terhadap lingkungan sekitar. Limbah masker sekalipakai melonjak dan membuat lingkungan terdampak sehingga banyak kerusakan yangterjadi. Bagaimana Gerakan kita untuk mengurangi limbah ini dan lingkungan bisaterselamatkan?B. Rumusan Masalah1. Apa penyebab banyaknya limbah masker sekali pakai?2. Apa dampak limbah masker sekali pakai terhadap lingkungan?3. Apa yang harus dilakukan untuk mengurangi limbah masker sekali pakai?Want to read all 5 pages?Previewing 3 of 5 pagesUpload your study docs or become a member. Langkahlangkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan limbah dengan menggunakan konsep daur ulang adalah sebagai berikut: 1. Melakukan pengelompokan dan pemisahan limbah terlebih dahulu. 2. Pengelolaan limbah menjadi barang yang bermanfaat serta memilki nilai ekonomis. 3. Dalam pengolahan limbah juga harus mengembangkan penggunaan teknologi.
StrukturKarya Tulis Ilmiah Suatu karya ilmiah biasanya memiliki tiga bagian di dalamnya: 1. Pendahuluan Bagian pendahuluan berisikan dasar-dasar penelitian ilmiah dilakukan, masalah yang diangkat, dan mekanisme penyelesaian masalah itu. 2. Isi dan Pembahasan Bagian isi dan pembahasan ini bisa terdiri dari satu atau lebih bab.
A Limbah. Limbah adalah bahan sisa yang dihasilkan dari suatu kegiatan dan proses produksi, baik pada skala rumah tangga, industri, pertambangan, dan sebagainya. Limbah berhubungan dengan sanitasi karena sanitasi merupakan upaya yang dilakukan untuk menanggulangi salah satu masalah di Indonesia yaitu pembuangan limbah dengan cara yang tidak tepat.
.
  • ocf48tynt3.pages.dev/487
  • ocf48tynt3.pages.dev/28
  • ocf48tynt3.pages.dev/86
  • ocf48tynt3.pages.dev/92
  • ocf48tynt3.pages.dev/168
  • ocf48tynt3.pages.dev/207
  • ocf48tynt3.pages.dev/104
  • ocf48tynt3.pages.dev/312
  • karya tulis ilmiah tentang limbah