1 Mengobrol dengan suara yang keras ilustrasi berkunjung ke perpustakaan ( Production) Perpustakaan adalah tempat orang-orang membaca dan butuh konsentrasi penuh. Mengingat akan hal tersebut, sudah keharusan bagi kita untuk bisa berperilaku dengan bijak ketika sedang diperpustakaan.

Ilustrasi perpustakaan. Foto Andrew_18/PixabayPerpustakaan merupakan salah satu tempat yang menyimpan banyak koleksi buku-buku dan juga sebagai salah satu ruang untuk membaca. Di antara perpustakaan-perpustakaan yang ada di berbagai belahan dunia ternyata memiliki desain yang tidak biasa bahkan bisa dibilang sangat modern dan hanya desainnya yang menarik, beragam fasilitas lengkap juga dapat kamu temui di perpustakaan tersebut. Dilansir Architectural Digest, berikut lima perpustakaan dengan desain futuristik nan Helsinki Central Library Oodi, FinlandiaHelsinki Central Library Oodi Foto Wikimedia CommonsHelsinki Central Library Oodi atau yang biasa disebut sebagai Perpustakaan Oodi yang memiliki desain yang sangat futuristik. Perpustakaan ini terletak di distrik Toolonlahti, Finlandia, yang berada di sebelah Helsinki Music Centre dan Kiasma Museum of Contemporary Art. Perpustakaan yang didesain oleh perusahaan arsitek ALA yang bermarkas di Helsinki tersebut baru saja dibuka pada 5 Desember 2018 yang bertepatan dengan hari kemerdekaan negara tersebut. Oodi memiliki tiga lantai dengan fasilitasnya masing-masing. Salah satunya yaitu di lantai satu kamu akan menemukan aula besar dan layar bioskop untuk pameran dan pertunjukkan lainnya. Finlandia juga terkenal dengan budaya perpustakaannya yang dinamis. Perpustakaan ini bahkan dapat menampung sekitar 3,4 juta Qatar National Library, QatarQatar National Library Foto Wikimedia CommonsPerpustakaan dengan desain unik lainnya berada di Qatar, Timur Tengah. Adalah Qatar National Library, sebuah perpustakaan yang memiliki luas sekitar meter persegi yang dirancang oleh perusahaan asal Belanda yaitu dibuka pada tahun 2017, perpustakaan ini memiliki lebih dari 1 juta koleksi memasuki perpustakaan kamu akan disambut dengan rak-rak buku yang tersusun rapih yang bertingkat-tingkat. Tak hanya rak bukunya, interior perpustakaan juga terlihat sangat modern dan Tianjin Binhai Library, ChinaThe Tianjin Binhai New Area Library. Foto Flickr/Frank AlvaradoJika kamu pernah mendengar pepatah "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China" mungkin pepatah tersebut dapat menjadi penyemangatmu untuk pergi ke negara tersebut. Pasalnya di sana ada salah satu perpustakaan dengan desain yang sangat yang ada di Tianjin ini memiliki desain yang sangat futuristik. Sejak dibuka pada tahun 2017, perpustakaan ini telah menyedot lebih dari pengunjung setiap harinya. Tianjin Binha Library ini didesain oleh perusahan Belanda Mvrdv yang bangunannya memiliki desain seperti sebuah mata. Karena bentuknya yang bulat, perpustakaan ini juga dijuluki dengan “The Eye”. Perpustakaan ini memiliki sebuah rak besar dari material alumunium yang menjulang tinggi. Buku-buku ini tersimpan rapi di rak-rak besar tersebut dari bawah sampai ke atas. Perpustakaan seluas 33,700 meter persegi ini juga menjadi salah satu dari lima atraksi Binhai Cultural Philological Library, JermanPhilological Library Foto Flickr/Martin aka MahaDijuluki 'Berlin Brain' atau otak Berlin, perpustakaan ini memang memiliki desain yang unik karena desain arsitektur bangunan ini memang menyerupai seperti sebuah otak manusia. Adalah Philological Library, sebuah perpustakaan yang terletak di Jerman ini berada di dalam kompleks Free University of desainnya tersebut, perpustakaan yang dibuka sejak 2005 ini pernah dinobatkan sebagai perpustakaan dengan struktur eco-intelligent ini dirancang oleh arsitek asal Inggris yang bernama Norman Foster. Kabarnya sang arsitek membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menciptakan sebuah bangunan dengan efisiensi yang perpustakaan ini memiliki panel alumunium dan kaca yang mengatur suhu internal dan juga mampu menyaring cahaya yang tembus di siang hari sehingga menciptakan lingkungan belajar yang The Arabian Library, Arizona, ASPintu masuk ke The Arabian Library Foto Flickr/Ellen ForsythPerpustakaan yang terletak di Scottsdale Arizona, Amerika Serikat, ini terinspirasi oleh lembah-lembah atau canyon-canyon yang ada di Arabian Library yang didesain oleh richard+baurer ini memiliki bangunan yang didominasi oleh kayu-kayu yang membuat para pengunjung merasa dekat dengan Arabian Library Foto Flickr/Ellen ForsythDi sepanjang bangunan perpustakaan yang terbuat dari kayu ini juga diukir dengan motif-motof tertenti yang semakin menambah unik desain itu, desain bangunan yang ramah lingkungan dan juga inovatif membuat perpustakaan ini mendapat penghargaan IIDA/Metropolis Smart Environments Award pada untuk berkunjung? Tujuannyajelas, supaya kelas yang diampu guru tersebut menjadi kelas yang ideal, menarik, dan terorganisir bagi peserta didik. 1. Perabotan Kelas. Perabotan kelas merupakan hal wajib yang memang harus ada di kelas. Kegunaannya memang sangatlah vital dalam menunjang kegiatan belajar mengajar di kelas. Jika barang-barang ini sampai tidak ada di
Perpustakaan menjadi tempat yang dituju saat seseorang ingin mencari buku, informasi, dan berbagai bahan pustaka lainnya. Pada buku-buku di perpustakaan, ada berbagai identitas buku yang dibuat oleh perpustakaan. Contohnya pada sisi luar buku, ada label informasi buku yang terpasang. Label buku ini memudahkan pencarian buku. Kemudian di bagian dalam buku akan ada cap perpustakaan di beberapa lembar buku. Pada cover belakang bagian dalam juga ada kartu buku, yang digunakan untuk pencatatan peminjaman buku. Baca artikel sebelumnya Apa itu Sistem Informasi Perpustakaan? Selain label, cap buku, dan kartu peminjaman, masih ada berbagai perlengkapan perpustakaan yang harus dimiliki oleh sebuah perpustakaan. Apa saja perlengkapan perpustakaan yang dibutuhkan perpustakaan? Berikut ini beberapa perlengkapan yang sebaiknya ada di dalam sebuah perpustakaan, sebagai berikut. 1. Buku Pedoman Perpustakaan Perlengkapan perpustakaan pertama yang harus ada di perpustakaan adalah buku pedoman perpustakaan. Secara singkat, buku pedoman perpustakaan berisi mengenai gambaran umum perpustakaan, termasuk visi dan misi perpustakaan, pelayanan perpustakaan, pengorganisasian koleksi perpustakaan, katalog perpustakaan, hingga sumber daya elektronik yang dimiliki oleh perpustakaan. Adanya buku pedoman perpustakaan ini bisa membantu pengunjung dan masyarakat lainnya untuk mendapatkan informasi dan koleksi yang ada di perpustakaan. 2. Buku Klasifikasi Koleksi buku yang ada di perpustakaan akan dikelompokkan atau diklasifikasikan berdasarkan isi, tema, dan topiknya. Sistem klasifikasi buku ini dikenal dengan Dewey Decimal Classification, yang membagi nomor klasifikasi buku dari 000 untuk karya umum, hingga 900 untuk buku sejarah dan geografi. Buku klasifikasi di perpustakaan diperlukan untuk mendata koleksi buku apa saja yang dimiliki oleh perpustakaan pada setiap jenis klasifikasinya. 3. Kartu Katalog Perlengkapan perpustakaan berikutnya yang harus dimiliki di perpustakaan adalah kartu katalog. Kartu katalog adalah katalog perpustakaan yang berisi deskripsi bibliografi dari setiap buku yang ada di perpustakaan. Katalog kartu perpustakaan diletakkan pada laci katalog dan disusun dengan rapi. Seluruh informasi buku akan dituliskan secara singkat pada kartu katalog, termasuk pengarang, judul buku, edisi, imprint, koleksi, serta jajakan. Download Katalog Pengadaan Pustaka Buku Download Katalog Buku Deepublish 4. Buku Induk Buku induk perpustakaan juga penting dimiliki sebagai salah satu perlengkapan perpustakaan. Buku induk perpustakaan digunakan sebagai sumber informasi yang penting mengenai kepemilikan buku atau koleksi pustaka yang ada di perpustakaan. Data-data setiap koleksi pustaka yang ada di perpustakaan akan dicatat pada buku induk perpustakaan. Berbagai data buku yang dicatat ini termasuk tanggal buku diterima di perpustakaan, judul buku, dan berbagai informasi lainnya pada buku. 5. Kantong Buku Coba perhatikan cover belakang di bagian dalam buku yang dipinjam dari perpustakaan. Pada bagian itu Anda akan menemukan kartu buku yang diletakkan dalam sebuah tempat atau wadah. Tempat untuk meletakkan kartu ini disebut sebagai kantong buku. Kantong buku merupakan kertas yang dibuat dengan bentuk khusus dan ukuran tertentu, kemudian ditempelkan pada cover belakang bagian dalam buku. Fungsi dari kantong buku ini adalah untuk meletakkan kartu buku. Kantong buku terbuat dari kertas yang tebal, dengan ukuran lebar sekitar 10 cm dan tinggi antara 10-12 cm. Tidak hanya berguna untuk meletakkan buku, kantong buku ini juga sebaiknya diberi identitas, sesuai dengan buku atau koleksi kantong buku tersebut ditempel. 6. Lembar Tanggal Kembali Sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa kantong buku yang ada di koleksi pustaka perpustakaan berfungsi untuk meletakkan kartu buku. Selain kartu buku, pada kantong buku juga terdapat lembar tanggal kembali, atau yang disebut juga sebagai slip tanggal kembali. Fungsi dari lembar tanggal kembali ini adalah untuk mencatat kapan buku harus dikembalikan ke perpustakaan oleh peminjam. Pada lembar tanggal kembali, terdapat tiga kolom, yaitu kolom nama peminjam, tanggal wajib kembali, dan tanggal kembali. Lembar tanggal kembali ini akan diletakkan di kantong buku dan menjadi informasi bagi peminjam, sedangkan kartu buku akan menjadi catatan informasi pihak perpustakaan dan akan disimpan oleh di perpustakaan saat buku dipinjam. 7. Label Setiap buku atau koleksi pustaka yang ada di perpustakaan akan ditempeli dengan label buku pada bagian samping buku. Label buku ini berisi beberapa informasi singkat buku, yaitu nomor klasifikasi, nomor rak, nama pengarang buku, serta judul buku. Fungsi dari label buku yang ditempel pada buku adalah untuk memudahkan pencarian buku oleh pengunjung, serta memudahkan petugas perpustakaan untuk merapikan dan meletakkan kembali buku pada raknya. 8. Cap Inventaris Perlengkapan perpustakaan berikutnya yang harus dimiliki oleh sebuah perpustakaan adalah cap inventaris. Cap inventaris ini wajib dimiliki oleh perpustakaan, karena pembubuhan cap inventaris ini menjadi tanda kepemilikan buku atau koleksi pustaka oleh perpustakaan. Pada buku perpustakaan, cap inventaris ini akan dibubuhkan pada halaman pertama buku atau koleksi pustaka perpustakaan. Isi dari cap inventaris ini beragam, biasanya adalah nomor inventaris, tanggal terima buku ke perpustakaan, dan asal atau sumber buku. 9. Cap Perpustakaan Cap yang ada di buku dan koleksi pustaka perpustakaan bukan hanya cap inventaris saja, namun juga cap perpustakaan. Namun cap perpustakaan ini berbeda dengan cap inventaris, karena pada cap perpustakaan hanya berisi nama dan logo perpustakaan. Selain itu, cap perpustakaan juga dibubuhkan pada beberapa halaman buku, sehingga bukan penanda inventaris buku. Fungsi dari cap perpustakaan ini adalah untuk identitas buku tersebut dan menandakan kepemilikan buku oleh perpustakaan. 10. Kartu Buku Pada kantong buku yang ada di dalam sampul belakang buku, terdapat dua lembar kartu, yaitu kartu buku dan lembar tanggal kembali. Sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa lembar tanggal kembali diletakkan di dalam kantong buku sebagai pengingat bagi peminjam buku untuk mengembalikan buku pada tanggal tertentu. Isi dan fungsi dari kartu buku ini hampir sama. Namun bedanya, kartu buku akan disimpan di perpustakaan pada waktu buku dipinjam oleh peminjam buku. Kartu buku yang disimpan oleh perpustakaan akan menjadi penanda bahwa buku dengan identitas yang tertera pada kartu buku tersebut sedang dipinjam. 11. Komputer Peralatan perpustakaan lainnya yang perlu dimiliki oleh sebuah perpustakaan adalah komputer. Komputer ini dibutuhkan oleh petugas perpustakaan dan pengunjung perpustakaan yang akan meminjam buku. Bagi petugas perpustakaan, komputer dapat digunakan untuk memasukkan atau menginput data inventaris buku dan data lainnya mengenai perpustakaan, Sedangkan untuk pengunjung, komputer dapat digunakan untuk mempermudah pencarian buku yang akan dibaca atau dipinjam. 12. Meja dan Kursi Meja dan kursi juga merupakan perlengkapan yang penting ada di perpustakaan. Dengan adanya meja dan kursi yang disediakan di perpustakaan, maka pengunjung dapat membaca buku, bekerja, atau mengerjakan tugas di dalam perpustakaan. Pastikan perpustakaan menyediakan meja dan kursi yang nyaman untuk digunakan. 13. Kartu Perpustakaan Perlengkapan perpustakaan yang juga harus disediakan oleh perpustakaan adalah kartu perpustakaan untuk pengunjung yang ingin menjadi anggota perpustakaan. Kartu perpustakaan akan mempermudah pengunjung yang akan meminjam buku di perpustakaan. Selain itu, kartu perpustakaan ini akan memudahkan perpustakaan untuk mengingatkan peminjam yang terlambat mengembalikan buku. Penulis Tyas Wening
atauentitas yang sama, serta memisahkan benda atas entitas yang tidak sama14. Dalam kaitannya di dunia perpustakaan klasifikasi diartikan sebagai kegiatan pengelompokkan bahan pustaka berdasarkan ciri-ciri yang sama, misalnya pengarang, fisik, isi dsb. Pada dasarnya di perpustakaan dikenal ada 2 (dua) jenis kegiatan klasifikasi: Kartupeminjaman perpustakaan merupakan salah satu benda yang penting kalau kamu ingin meminjam satu atau banyak buku di perpustakaan sekolah. Sudahkah kamu memilikinya? Jika belum, sebaiknya segera kunjungi perpustakaan di sekolah kamu kemudian sampaikan ke petugas/pustakawan bahwa kamu ingin membuat kartu peminjaman buku perpustakaan.

Sehinggabenda padat selalu kaku. Contohnya ada kertas, mentega, kayu, dan banyak lagi yang lainnya. Wujud benda bisa berubah, teman-teman. Perubahan wujud benda padat dipengaruhi oleh suhu. Yaitu panas dan dingin. Perubahan wujud benda padat menjadi bentuk lain ada dua, yaitu mencair dan menyublim. Namun, benda berwujud cair dan gas juga bisa

Saatdi sekolah, kita pastinya banyak menemui benda-benda yang umumnya terletak di tempat kita belajar tersebut. Ada benda yang diletakkan di kelas, luar kelas, kantor guru, dan lain-lain. Beberapa diantaranya adalah papan tulis, spidol, bangku, meja, dan sebagainya. Bisakah kalian menyebutkannya dalam bahasa Inggris?

Dalamkaitannya di dunia perpustakaan klasifikasi diartikan sebagai kegitan pengelompokkan bahan pustaka berdasarkan ciri-ciri yang sama, misalnya pengarang, fisik, isi dsb. Pada dasarnya diperpustakaan dikenal ada 2 (dua) jensi kegiatan klasifikasi.
Bidangpelestarian bahan pustaka adalah bidang yang masih baru dalam dunia perpustakaan. Kesadaran akan pentingnya pelestarian ini baru dimulai sejak tahun 1966, yaitu pada saat ada banjir di Florence, Italia yang merusak koleksi perpustakaan nasional Italia serta benda-benda seni yang lain.
Teknikpengumpulan data yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melalui tiga cara yaitu: wawancara mendalam yang terbuka, observasi langsung dan penelaahan dokumen tertulis. Kabupaten Lebak yang berpusat di suatu daerah bernama Lebak Parahiang yang diberlakukan sejak tanggal 2 desember 1828 hingga 17 januari 1849.
.
  • ocf48tynt3.pages.dev/384
  • ocf48tynt3.pages.dev/92
  • ocf48tynt3.pages.dev/225
  • ocf48tynt3.pages.dev/292
  • ocf48tynt3.pages.dev/254
  • ocf48tynt3.pages.dev/262
  • ocf48tynt3.pages.dev/167
  • ocf48tynt3.pages.dev/101
  • benda yang ada di perpustakaan